Australia Catat Lonjakan Lapangan Kerja, Pengangguran Tetap 4,4 Persen

0
Australia
Ilustrasi seorang pelamar kerja yang sedang dududk ditrotoar. Foto : Istock

NARASITODAY.COM, CANBERRA – Pasar tenaga kerja Australia mencatatkan kinerja kuat pada Juni 2026. Jumlah lapangan kerja baru meningkat jauh melampaui perkiraan pasar, sementara tingkat pengangguran tetap stabil meski semakin banyak masyarakat masuk ke dalam angkatan kerja.

Mengutip Reuters, Kamis (23/7/2026), data Australian Bureau of Statistics (ABS) menunjukkan jumlah lapangan kerja bersih Australia bertambah 76.300 pekerjaan pada Juni dibandingkan Mei.

Pertumbuhan tersebut jauh melampaui perkiraan ekonom yang sebelumnya memperkirakan kenaikan hanya sekitar 15.300 pekerjaan. Angka Juni juga melanjutkan tren positif setelah pada Mei lapangan kerja bertambah 43.900 posisi, lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya setelah dilakukan revisi.

Baca Juga :  Jelajahi 5 Danau Terindah di Michigan, Surga Wisata Air di Amerika Serikat

Kenaikan jumlah pekerjaan pada Juni terutama didorong oleh bertambahnya sektor pekerjaan paruh waktu (part-time) yang menyumbang tambahan sekitar 47.000 posisi. Sementara itu, jumlah pekerjaan penuh waktu juga menjadi bagian dari pergerakan pasar kerja meski pertumbuhannya lebih terbatas.

Di tengah lonjakan penyerapan tenaga kerja tersebut, tingkat pengangguran Australia tetap bertahan pada angka 4,4 persen, sesuai dengan perkiraan pasar. Stabilnya angka pengangguran terjadi ketika semakin banyak warga Australia aktif mencari pekerjaan.

Hal itu terlihat dari tingkat partisipasi angkatan kerja yang meningkat menjadi 67,0 persen pada Juni. Kenaikan tersebut menunjukkan lebih banyak masyarakat yang sebelumnya berada di luar pasar kerja mulai kembali mencari peluang pekerjaan.

Baca Juga :  Fuji Hadapi Masalah Keuangan Lagi, Somasi Dilayangkan untuk Penyelesaian

Selain jumlah pekerja, aktivitas kerja juga menunjukkan perbaikan. ABS mencatat total jam kerja meningkat 0,2 persen pada Juni setelah sebelumnya mengalami penurunan pada Mei.

Data terbaru ini memperlihatkan bahwa pasar tenaga kerja Australia masih memiliki daya tahan di tengah perubahan kondisi ekonomi. Pertumbuhan lapangan kerja yang tetap kuat menjadi salah satu indikator penting yang akan diperhatikan pembuat kebijakan, terutama oleh Bank Sentral Australia (Reserve Bank of Australia/RBA).

Baca Juga :  Jawa Barat Catat Kasus PHK Tertinggi, Disnakertrans Gencarkan Tiga Strategi Pemulihan

Kinerja pasar kerja menjadi salah satu pertimbangan utama dalam menentukan arah kebijakan suku bunga, terutama ketika bank sentral berupaya menjaga keseimbangan antara mendukung pertumbuhan ekonomi dan mengendalikan tekanan inflasi.

Dengan penambahan puluhan ribu lapangan kerja baru dalam satu bulan, perekonomian Australia menunjukkan bahwa permintaan tenaga kerja masih tetap kuat. Namun, meningkatnya jumlah pencari kerja juga akan menjadi perhatian untuk melihat keberlanjutan tren positif tersebut dalam periode berikutnya.***

Editor : Alysa

Sumber : kontan.co.id