Camat Nanggung Pastikan Akan Dorong Pembangunan Gom di Tahun 2025

0

NARASITODAY.COM- Wilayah Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor bakal memiliki gelanggang olahraga masyarakat (GOM). Sarana aktifitas masyarakat ini mencuat dalam forum Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tahun 2025.

“Dalam kesempatan Musrenbang tingkat Kecamatan ini kami mengusulkan dan disepakati oleh para kepala desa, untuk segera menjadi skala prioritas pembangunan GOM di kecamatan Nanggung,” kata Kepala Desa Kalongliud yang juga Ketua Apdesi Kecamatan Nanggung, Jani Nurjaman, Selasa (5/03/2024).

Baca Juga :  Memprihatinkan, Kepsek Minta Gedung SDN  Parakan Muncang Dibangun Tahun Ini

Jani menjelaskan, pembangunan GOM ini sangat penting sebab ini salah satu impian dari semua masyarakat Nanggung yang mana di Kecamatan Nanggung ini belum ada GOM yang respentatip.

GOM ini merupakan kebutuhan masyarakat untuk menjadi media silaturahmi para pemuda dan untuk menciptakan generasi yang berprestasi khusunya di bidang olahraga,” jelasnya.

Kata dia, sebelumnya terkendala di status tanah akan tetapi  berdasarkan kesepakatan bersama, berada di lahan  milik pemerintah Kabupaten tepatnya di Desa Kalongliud.

Baca Juga :  Ini Rute, Harga Tiket serta Pesona dan keindahan alam Desa Malasari

“Mudah-mudahan lahan di desa kami yang di tunjuk ini masuk kedalam kriteria untuk dibangun GOM,” katanya.

Sementara, Camat Nanggung Ae Saefullah menyatakan, bahwa GOM tersebut salah satu isu strategis yang ada di Kecamatan Nanggung. Mengingat usulan GOM tersebut tidak terpenuhi dengan pagu indikatif yang ada.

“Kalau kita mengambil GOM itu dari pagu indikatif otomatis pembangunan yang lain tidak tersentuh,” bebernya.

Baca Juga :  Pemcam Parung Gelar Musrenbang TA 2025, Persoalan Sampah Menjadi Faktor Utama

AE menyebut, pembangunan GOM yang akan di bangun di Desa Kalongliud dengan Luas lahan 6000 meter, dengan serius pihaknya  akan dorong minta pengusulan DED di tahun 2025 sudah bisa terealisasi.

GOM kita jadikan isu strategis bahkan kita kawal di tingkat Kabupaten melalui dinas terkait di forum SKPD,” pungkasnya.