Milad Ke 10 SMK Kesehatan Prof. Dr. Moestopo Lanjut Go Internasional

0

NARASITODAY.COMMilad ke 10 tahun Sekolah Kesehatan Prof. Dr. Moestopo di Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor akan berkolaborasi dengan negara-negara maju guna mencerdaskan anak bangsa.

Dalam perayaan turut dihadiri oleh Ketua Pembina Yayasan Universitas Prof. Dr. Moestopo, Dr. RM. H. Hermanto, bahkan dirinya menyampaikan rasa syukur atas perkembangan SMK Kesehatan Prof. Dr. Moestopo yang kini menjadi salah satu SMK unggulan di Indonesia.

“Menyoroti rencana pengembangan Sekolah Tinggi Kesehatan yang rencana akan didirikan disekitar SMK Kesehatan Prof Dr Moestopo,” ujarnya.

Baca Juga :  Viral, Aksi Balap Liar di Kiara Pandak Sukajaya Tabrak Pengendara Lain

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Kesehatan Prof. Dr. Moestopo, Fransisca Agustina, menjelaskan bahwa sekolah ini berdiri sejak 3 Maret 2014 dan perayaan hari ini bertepatan dengan satu dekade perjalanan sekolah.

“Kerjasama di Jepang, Malaysia, Singapura bahkan dalam jangka waktu dekat akan bekerjasama dengan Jerman, selain itu juga kita disini bekerjasama dengan klinik-klinik, PKM, kepala Puskesmas, dan rumah sakit lainnya. Semoga lulusan SMK ini memiliki keahlian dan keterampilan yang berkembang pesat di wilayah Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Rudy Susmanto Ingin Kabupaten Bogor Punya Moda Transportasi Memadai

Lanjut Fransisca, dalam mengembangkan diri, SMK Kesehatan Prof. Dr. Moestopo juga menarik perhatian dengan rencana untuk berkolaborasi internasional, termasuk dengan Jerman. Hal ini sejalan dengan usaha dalam menjalin kerjasama dengan luar negeri.

Dengan demikian, sekolah ini semakin meneguhkan posisinya sebagai SMK unggul, terfavorit, dan berorientasi internasional dalam bidang kesehatan.

Baca Juga :  Tertangkap Tangan di Level Ciurug, PT Antam Pongkor Serahkan 9 Gurandil Ke Polisi

“Penerimaan positif juga datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, yang mengapresiasi rencana kehadiran Sekolah Tinggi Kesehatan yang akan didirikan disekitar SMK Kesehatan Prof. Dr. Moestopo karena membantu anak-anak lokal untuk tidak harus kuliah jauh ke kota lain. Ia berharap adanya kemungkinan peralihan langsung dari SMK ke perguruan tinggi di bawah Yayasan yang sama,” tuntasnya.

Laporan: Firman