NARASITODAY.COM – PT Central Charcoal Babelindo (CCB), sebuah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan Bea Cukai Pangkalpinang, baru-baru ini mencetak prestasi gemilang dengan berhasil mengekspor 5.000 bungkus berbagai jenis daun kering ke Inggris.
Ekspor ini merupakan langkah strategis perusahaan untuk memperluas jangkauan pasar internasionalnya, setelah sebelumnya sukses mengekspor produk serupa ke negara-negara seperti Jepang, Amerika Serikat, Jerman, Turki, dan Singapura.
Keberhasilan ini menunjukkan potensi besar produk lokal Indonesia di pasar global dan membuktikan bahwa produk-produk dari tanah air dapat bersaing dengan produk internasional.
Lima jenis daun kering yang diekspor oleh PT CCB antara lain daun ketapang, daun dadap, daun manggis, daun sirsak, dan daun jati. Daun ketapang dikenal memiliki manfaat sebagai pengatur pH alami pada akuarium, menjadikannya pilihan populer di kalangan pecinta ikan hias.
Sementara itu, daun dadap dan daun manggis dipercaya memiliki khasiat bagi kesehatan tubuh, baik untuk pengobatan maupun pencegahan penyakit. Misalnya, ekstrak daun manggis sering digunakan dalam produk kesehatan karena kandungan antioksidannya yang tinggi. Dengan kualitas yang terjamin dan manfaat kesehatan yang signifikan, produk-produk ini semakin diminati di pasar internasional.
Dalam wawancara eksklusif dengan CEO PT CCB, Bapak Ahmad Syafii “Kami sangat bangga bisa membawa produk lokal ke pasar Inggris. Ini adalah langkah besar bagi kami dan juga untuk UMKM Indonesia secara keseluruhan,” ujarnya.Â
“Kami bekerja keras untuk memastikan bahwa setiap produk yang kami kirimkan memenuhi standar kualitas yang ditetapkan oleh negara tujuan,” tambahnya.
Bapak Ahmad juga mengungkapkan harapannya untuk masa depan perusahaan. “Dengan dukungan dari pemerintah dan lembaga terkait seperti Bea Cukai, kami berencana untuk terus meningkatkan kapasitas produksi dan mengeksplorasi lebih banyak pasar internasional. Kami ingin agar lebih banyak produk Indonesia dikenal di dunia,” katanya dengan penuh semangat.
Keberhasilan ekspor ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan serta Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Pihak Bea Cukai pun optimis bahwa keberhasilan PT CCB dapat memotivasi pelaku UMKM lainnya untuk merambah pasar luar negeri.
Dengan menyediakan Klinik Ekspor sebagai wadah konsultasi bagi UMKM yang memerlukan bimbingan dalam prosedur ekspor, Bea Cukai berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan sektor UMKM di Indonesia agar mampu bersaing secara global.***














