
NARASITODAY.COM, BANGKOK – Dinginnya arena ice rink di Thailand menjadi saksi bisu lahirnya sejarah baru bagi olahraga musim dingin Indonesia. Secara dramatis, Timnas Hoki Es Indonesia berhasil mengandaskan perlawanan tuan rumah Thailand dengan skor tipis 3-2 pada laga final yang berlangsung Jumat (19/12/2025) malam WIB. Medali emas ini merupakan yang pertama bagi Indonesia di cabang hoki es sepanjang keikutsertaan di SEA Games.
Laga ini bukan sekadar pertandingan taktik, melainkan uji nyali bagi skuad Garuda yang harus berulang kali bangkit dari ketertinggalan di hadapan pendukung lawan.
Ketegangan dimulai sejak babak pertama. Indonesia sempat tersentak saat pemain Thailand, Patrick Forstner, membobol gawang Merah Putih ketika waktu menyisakan 5 menit 42 detik. Namun, mental baja ditunjukkan pasukan Indonesia. Jonathan Ryan Ferry Nugraha berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit 1:33 sebelum jeda babak pertama.
Memasuki babak kedua, Thailand kembali merestorasi keunggulan mereka saat waktu menyisakan 16 menit 41 detik. Skor 2-1 bertahan cukup lama, membuat napas pendukung Indonesia tertahan. Namun, keajaiban terjadi di babak ketiga. Saat laga hanya menyisakan 1 menit 56 detik, Indonesia menyamakan skor, sebelum akhirnya Saveli Molchanov mengunci kemenangan melalui gol heroik di menit terakhir pertandingan.
Ketua Federasi Hoki Es Indonesia (FHEI), Ronald Situmeang, tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya atas pencapaian ini. Ia menekankan bahwa emas ini adalah hasil dari dukungan sistematis, termasuk keberadaan fasilitas ice house yang memadai.
“Besar terima kasih saya terhadap Tuhan Yang Maha Esa serta seluruh keluarga besar Timnas Hoki Es Indonesia yang telah memberikan dukungan tanpa henti. Demikian pula untuk seluruh pihak Pemerintah Indonesia, terutama Kemenpora, terima kasih atas dukungan pengembangan fasilitas cabang hoki es serta seluruh program pembinaan dan sarana ice house sehingga bisa membantu para tim terus meningkatkan performa mereka,” ujar Ronald dalam rilis resmi kepada detikSport.
Ronald menegaskan bahwa ini hanyalah permulaan. “Kemenangan ini adalah buah dari latihan disiplin, tetesan keringat di lapangan baik itu off-ice dan on-ice, serta komitmen para pemain yang tidak pernah menyerah, bahkan pada saat sulit dalam pertandingan. Malam ini kita merayakan, tapi besok kami akan kembali berlatih dengan keras. Ini bukanlah akhir, melainkan awal dari babak baru bagi Timnas Hoki Es Indonesia,” sambungnya.
Di tengah euforia kemenangan, sang kapten tim, Anryan Saputra, mengungkapkan rahasia di balik ketangguhan mental rekan-rekannya saat menghadapi tekanan hebat di atas arena es.
“Kunci kemenangan kami hari ini adalah kepercayaan. Kami percaya satu sama lain, kami saling menutupi kekurangan, dan kami berjuang sebagai satu unit yang utuh. Terima kasih untuk semua yang telah mendukung, mendoakan, hingga meramaikan usaha kami. Ke depannya, kami ingin terus menginspirasi lebih banyak orang melalui cara kami bermain dan nilai-nilai yang kami bawa,” papar Saputra.
Meski menang, Saputra tetap menunjukkan sportivitas tinggi dengan memberikan apresiasi kepada tim lawan yang telah memberikan perlawanan maksimal. “Penghormatan setinggi-tingginya kepada Tim Lawan kami sekaligus tuan rumah, Thailand, karena telah memberikan perlawanan yang luar biasa. Besar harapan saya, pertandingan ini bisa saling membuat tim menjadi lebih baik,” tuturnya menutup percakapan.
Kemenangan ini sekaligus menutup perjuangan Timnas Hoki Es di SEA Games 2025 dengan tinta emas, membuktikan bahwa keterbatasan iklim tropis bukanlah penghalang untuk menjadi raja di atas lapangan es.***
Editor : Alysa
Sumber : detik.com













