NARASITODAY.COM, CIANJUR — SMP Pelita Anugrah Bangsa 1 yang berlokasi di Desa Bunikasih, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, tengah menjadi perhatian publik.
Sejumlah orang tua siswa dan warga sekitar menyampaikan keluhan terkait dugaan perilaku indisipliner yang melibatkan oknum tenaga pendidik di sekolah tersebut.
Keluhan mencuat setelah warga menilai adanya aktivitas yang dianggap tidak mencerminkan etika sebagai seorang pendidik.
Beberapa di antaranya menyebut adanya kebiasaan pulang hingga larut malam, bahkan dugaan kegiatan karaoke yang dilakukan di lingkungan sekolah.
“Lingkungan kami ini dikenal agamis. Kami berharap para guru bisa menjadi teladan yang baik, baik di dalam maupun di luar sekolah,” ujar salah satu warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan, Kamis (30/04/2026).
Keresahan serupa juga disampaikan oleh orang tua siswa. Mereka menilai, sebagai lembaga pendidikan, sekolah semestinya menjunjung tinggi nilai moral, kedisiplinan, serta tanggung jawab profesional. Perilaku tenaga pendidik dinilai memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan karakter siswa.
Menanggapi hal tersebut, masyarakat mendesak pihak yayasan untuk segera memberikan klarifikasi resmi sekaligus mengambil langkah konkret terhadap oknum yang terbukti melanggar aturan.
Pihak yayasan, saat dikonfirmasi, menyatakan akan menindaklanjuti laporan yang beredar. Mereka berkomitmen untuk melakukan evaluasi internal dan tidak segan mengambil tindakan tegas jika ditemukan pelanggaran.***














