Kronologi Pembunuhan Sadis Wanita di Kamar Kos Cikarang Terungkap, Pelaku Kekasih Korban

0
Ilustrasi Pembunuhan

NARASITODAY.COM – Di tengah deretan bangunan kos di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, suasana mendadak berubah mencekam pada Minggu siang, 27 April 2025. Sebuah kamar yang biasanya hanya menjadi tempat istirahat, mendadak menjadi saksi bisu dari peristiwa berdarah yang mengguncang warga sekitar. Di dalam kamar nomor 18 itu, seorang wanita muda ditemukan tak bernyawa dengan luka parah yang tak sanggup dijelaskan dengan kata-kata.

Korban adalah WD (21), seorang perempuan yang masih dalam usia produktif. Tubuhnya ditemukan dengan luka sayatan dalam di leher, perut, dan lengan. Polisi menduga kuat luka-luka itu menjadi penyebab kematian.

“Tim identifikasi dari Polres Metro Bekasi menemukan luka parah di beberapa bagian tubuh korban, yang kuat dugaan dilakukan dengan senjata tajam. Korban telah kami bawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses autopsi lebih lanjut,” ujar AKBP Abdul Rahim, Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya.

Baca Juga :  5 Indikator KB Implan Berhasil, Salah Satunya Perubahan Pola Menstruasi

Cerita tragis ini berawal dua malam sebelumnya, saat WD dan kekasihnya yang berinisial MA memesan kamar kos untuk beberapa jam. Sekilas, tak ada yang mencurigakan. DN, penjaga kos, masih ingat betul bagaimana pasangan itu datang bersama naik motor matic berwarna hitam. MA yang membayar uang sewa sebesar Rp135 ribu, bahkan sempat keluar-masuk kamar beberapa kali untuk memeriksa kendaraannya.

Namun, sejak pukul 01.11 WIB dini hari, ketika WD terakhir kali menghubungi DN untuk bertanya soal waktu check-out, tidak ada lagi kabar dari kamar itu. DN mulai curiga ketika hingga siang harinya, tak seorang pun keluar. Saat ia memutuskan membuka pintu kamar, tubuh WD sudah terbujur kaku—sebagian kakinya terlihat dari atas kasur.

Baca Juga :  PERAN PENTING PERGURUAN TINGGI DALAM MITIGASI PENINGKATAN ANGKA PREVALENSI NARKOBA DI KABUPATEN BOGOR

Seketika itu, DN memanggil seorang saksi lain, berinisial C, untuk memastikan. Mereka lalu melaporkan penemuan itu ke pihak kepolisian.

Dari hasil penyelidikan awal, polisi menduga motif pembunuhan berkaitan dengan kisah asmara yang retak. MA, kekasih korban, disebut merasa sakit hati karena mendapati WD diduga berselingkuh.

“Berdasarkan hasil penyelidikan awal, pelaku merasa tersakiti karena mendapati korban, yang merupakan kekasihnya, diduga berselingkuh. Ada foto korban dengan pria lain yang memicu kemarahan pelaku,” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, pada Selasa 29 April 2025.

Meski demikian, polisi belum menetapkan motif cemburu sebagai satu-satunya penyebab. “Proses penyidikan masih terus berjalan untuk menggali kemungkinan motif lain dan memastikan rangkaian peristiwa secara lebih komprehensif,” tambah Ade Ary.

Baca Juga :  Jelang Kunjungan Presiden Jerman, Investor Negeri Panzer Dinilai Masih Lirik Potensi Besar Indonesia

Tak butuh waktu lama bagi polisi untuk mengamankan MA. Tim dari Subdit Jatanras Polda Metro Jaya berhasil menangkapnya di rest area Mudusari, Jalan Raya Pamanukan, Subang, Jawa Barat, Senin malam 28 April pukul 22.20 WIB. Identitas pelaku dikenali melalui keterangan saksi dan rekaman CCTV di sekitar lokasi.

Kini, aparat tengah mendalami apakah peristiwa memilukan ini merupakan luapan emosi sesaat, atau tindakan keji yang sudah dirancang sebelumnya. Jejak digital, barang bukti, hingga hubungan antara korban dan pelaku akan menjadi potongan-potongan penting untuk menyusun kembali cerita lengkap di balik tragedi ini.***