Setelah Dicopot Putin, Eks Menteri Transportasi Rusia Akhiri Hidup di Mobil Pribadi

0
Ilustrasi bendrea rusia

NARASITODAY.COM – Di sebuah desa tenang bernama Myakinino, di distrik Odintsovo, wilayah Moskow, suasana mendadak berubah mencekam pada Senin pagi, 7 Juli 2025. Di dalam sebuah mobil pribadi yang terparkir diam, ditemukan jasad seorang pria yang pernah duduk di lingkaran kekuasaan Kremlin Roman Starovoit, mantan Menteri Transportasi Rusia.

Beberapa jam sebelumnya, namanya masih tercantum dalam struktur pemerintahan. Namun, sebuah dekret dari Presiden Vladimir Putin mengakhiri masa jabatannya tanpa penjelasan publik.

Tak lama setelah itu, Starovoit ditemukan tewas dengan luka tembak di tubuhnya. Di dekatnya, sebuah pistol tergeletak—senjata yang ternyata pernah diberikan kepadanya sebagai penghargaan oleh Kementerian Dalam Negeri pada tahun 2023.

Baca Juga :  Mengenang Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928: Tonggak Persatuan dan Semangat Nasionalisme

Komite Investigasi Rusia, lembaga tertinggi dalam penyelidikan kriminal di negara itu, mengonfirmasi penemuan tersebut. “Penyebab utama yang dipertimbangkan adalah bunuh diri,” demikian pernyataan resmi mereka. Namun, waktu pasti kematian dan rincian lainnya masih belum diungkapkan ke publik.

Kematian Starovoit menimbulkan gelombang spekulasi. Apakah ini murni tragedi pribadi, atau ada tekanan yang tak terlihat dari balik layar kekuasaan?

Baca Juga :  DPR Gelar Rapat Marathon Bahas RAPBN 2026, Hasil Final Tunggu Putaran Berikutnya

Salah satu dugaan yang mencuat adalah keterkaitannya dengan kekacauan besar di sektor penerbangan Rusia. Akhir pekan sebelum kematiannya, ratusan penerbangan di Bandara Sheremetyevo Moskow dan Pulkovo St. Petersburg dibatalkan atau ditunda. Serangan drone Ukraina disebut sebagai penyebab utama, namun publik bertanya-tanya: apakah Starovoit menjadi kambing hitam dari krisis ini?

Tak hanya itu, bayang-bayang masa lalunya sebagai Gubernur Kursk juga kembali menghantui. Beberapa laporan media Rusia mengaitkan pemecatannya dengan dugaan penggelapan dana negara yang seharusnya digunakan untuk pembangunan benteng pertahanan di wilayah tersebut. Ironisnya, penggantinya di Kursk, Alexei Smirnov, telah ditangkap pada April lalu atas tuduhan serupa.

Baca Juga :  Salma Salsabil Raih Empat Piala AMI Awards 2024 Melalui Single ‘Bunga Hati’ yang Viral

Meski Kremlin menegaskan bahwa pemecatan Starovoit “tidak terkait dengan hilangnya kepercayaan,” publik tetap bertanya-tanya. Apalagi, penggantinya sebagai Menteri Transportasi, Andrey Nikitin, langsung ditunjuk sebagai pelaksana tugas tanpa banyak penjelasan.

Roman Starovoit kini telah tiada, namun kisahnya masih menyisakan banyak teka-teki. Di balik senyapnya sebuah mobil di desa kecil itu, tersimpan kisah tentang tekanan, kekuasaan, dan mungkin, keputusasaan.***