Liga Inggris Berlakukan Aturan Baru untuk Kiper Mulai Musim 2026/2027

0
Liga
Arsenal meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Newcastle lewat gol telat Mikel Merino & Gabriel Magalhaes. Foto : bola.bisnis.com

NARASITODAY.COM, LONDON – Kompetisi Liga Primer Inggris (EPL) musim 2026/2027 dipastikan akan menghadirkan warna baru yang lebih ketat bagi para penjaga gawang. Mulai Agustus 2026, otoritas sepak bola Inggris resmi memberlakukan regulasi anyar guna memberantas praktik mengulur waktu (time-wasting) yang kerap dilakukan oleh kiper di atas lapangan.

Berdasarkan aturan yang telah mengantongi lampu hijau dari International Football Association Board (IFAB) dan dikutip via Sports Illustrated, tim tidak hanya akan kehilangan waktu akibat perawatan medis kiper, tetapi juga wajib bermain dengan 10 pemain selama satu menit penuh.

Mekanisme Penerapan Sanksi 60 Detik

Aturan ini langsung aktif ketika wasit memanggil tim medis untuk memasuki lapangan guna merawat penjaga gawang yang mengalami gangguan fisik. Selepas panggilan tersebut, pelatih hanya memiliki durasi terbatas 10 detik untuk menunjuk satu pemain lapangan yang harus keluar pertandingan selama 60 detik sejak laga dilanjutkan kembali.

Baca Juga :  Hasil Liga Spanyol Barcelona Taklukkan Sevilla 41 di Ramon Sanchez Pizjuan

Apabila sang juru taktik gagal memutuskan pemain dalam batas waktu tersebut, ban kapten atau sistem otomatis akan menunjuk kapten tim untuk meninggalkan lapangan sementara. Jika kapten kebetulan adalah kiper itu sendiri, maka pemain lapangan yang telah didaftarkan sebagai wakil kapten sebelum pertandingan wajib keluar.

Langkah tegas ini diambil menyusul maraknya indikasi pemanfaatan cedera fiktif atau minor oleh penjaga gawang. Selama beberapa musim terakhir, insiden perawatan kiper sering kali dijadikan celah oleh tim untuk meredam momentum lawan, mencuri waktu istirahat, atau memberi kesempatan pelatih menyampaikan instruksi taktik secara ilegal.

Baca Juga :  Mario Wuysang Sesalkan Tak Pernah Rasakan Format Home and Away IBL

Pengecualian Khusus bagi Penjaga Gawang

Meski tergolong ketat, IFAB memberikan sejumlah pengecualian di mana aturan pengurangan pemain ini tidak akan diberlakukan, meliputi:

  • Kiper secara tegas menolak perawatan medis dan meminta tim medis segera meninggalkan lapangan.
  • Kiper baru saja dilanggar oleh pemain lawan sebelum wasit meniup peluit penghenti laga.
  • Terjadi benturan fisik antara kiper dan pemain lapangan lain, meski insiden tersebut tidak dikategorikan sebagai pelanggaran.
  • Kiper mengalami luka pendarahan yang terlihat secara kasat mata.
  • Kiper menderita cedera parah yang mewajibkan pergantian pemain secara langsung atau mengalami indikasi gegar otak (concussion).

Jadwal Perdana Penerapan

Gebrakan baru ini langsung diuji coba pada awal bulan Agustus 2026. Pertandingan babak pendahuluan Carabao Cup antara Tranmere Rovers melawan Rochdale pada 1 Agustus 2026 tercatat sebagai laga resmi profesional pertama yang menerapkan regulasi tersebut.

Baca Juga :  Skuad Bintang Indonesia Siap Guncang Nimibutr Stadium di Babak Gugur SEA Games

Sementara itu, panggung Liga Primer Inggris musim 2026/2027 akan resmi mengenalkannya pada laga pembuka saat Arsenal menjamu tim promosi Coventry City pada 21 Agustus 2026.

Selain EPL dan Carabao Cup, aturan serupa turut diterapkan secara serentak di berbagai kompetisi profesional Inggris lainnya, mulai dari FA Cup, EFL Championship, League One, League Two, National League, hingga Women’s Super League (WSL). Di sisi lain, kompetisi elite benua biru seperti La Liga, Serie A, Bundesliga, Ligue 1, hingga Liga Champions sejauh ini belum mengadopsi regulasi serupa.***

Editor : Alysa

Sumber : kontan.co.id